cara menulis artikel jurnal terindeks PASTI diterima

Artikel jurnal adalah salah satu bentuk publikasi ilmiah yang paling umum dalam dunia penelitian. Artikel jurnal memainkan peran penting dalam mendokumentasikan penemuan-penemuan ilmiah, membagikannya dengan komunitas ilmiah, dan memajukan pengetahuan dalam berbagai disiplin ilmu. Bagi para peneliti, kemampuan untuk menulis artikel jurnal dengan baik dan benar adalah keterampilan yang krusial. Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan langkah-demi-langkah tentang cara menulis artikel jurnal dengan baik dan benar dalam bahasa Indonesia.

1. Pemilihan Topik Penelitian

Langkah pertama dalam menulis artikel jurnal adalah pemilihan topik penelitian. Pastikan topik yang Anda pilih relevan dengan disiplin ilmu Anda, serta memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pengetahuan yang sudah ada.

2. Riset dan Pengumpulan Data

Setelah menentukan topik penelitian, lakukan riset dan pengumpulan data yang sesuai. Pastikan data yang Anda kumpulkan relevan dengan pertanyaan penelitian Anda. Gunakan sumber-sumber yang dapat dipercaya, seperti jurnal ilmiah, buku, dan sumber-sumber akademik lainnya.

3. Menentukan Struktur Artikel Jurnal

Sebelum mulai menulis, tentukan struktur artikel jurnal Anda. Struktur umum artikel jurnal meliputi:

  • Abstrak: Ringkasan singkat penelitian Anda.
  • Pendahuluan: Pengantar mengenai latar belakang, tujuan, dan relevansi penelitian.
  • Metode: Penjelasan rinci mengenai desain penelitian, metode pengumpulan data, dan analisis data.
  • Hasil: Presentasi hasil penelitian tanpa interpretasi.
  • Diskusi: Interpretasi hasil, hubungannya dengan penelitian sebelumnya, dan implikasi penemuan Anda.
  • Kesimpulan: Ringkasan keseluruhan penelitian dan arah penelitian selanjutnya.

4. Menulis dengan Jelas dan Padat

Ketika menulis artikel jurnal, gunakan bahasa yang jelas, padat, dan mudah dipahami. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu teknis atau ambigu. Pastikan bahwa setiap kalimat dan paragraf memiliki tujuan yang jelas dalam mendukung argumen Anda.

5. Referensi dan Kutipan

Saat Anda mengacu pada penelitian sebelumnya atau sumber lainnya, pastikan untuk memberikan referensi yang sesuai. Gunakan gaya penulisan referensi yang diakui dalam disiplin ilmu Anda, seperti APA, MLA, atau Chicago.

6. Review dan Revisi

Setelah menulis draft pertama artikel jurnal, luangkan waktu untuk mereview dan merevisi tulisan Anda. Pastikan tidak ada kesalahan tata bahasa, ejaan, atau ketidakselarasan dalam argumen Anda.

7. Peer Review

Sebelum mengirimkan artikel jurnal Anda ke jurnal ilmiah, disarankan untuk menjalani proses peer review. Ini akan membantu Anda mendapatkan umpan balik dari ahli dalam bidang Anda dan memperbaiki artikel Anda sebelum publikasi.

8. Penyusunan Daftar Pustaka

Saat membuat daftar pustaka, pastikan untuk mencantumkan semua sumber yang Anda rujuk dalam artikel Anda dengan benar.

9. Menyusun Abstrak

Abstrak adalah ringkasan singkat dari keseluruhan artikel. Pastikan abstrak Anda mencakup latar belakang, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan penelitian Anda.

10. Mengikuti Pedoman Jurnal

Tiap jurnal ilmiah memiliki pedoman penulisan yang berbeda. Pastikan untuk membaca pedoman penulisan jurnal yang Anda tuju dan mengikuti semua petunjuk yang ada.

Menulis artikel jurnal adalah tugas yang menantang, tetapi dengan praktik dan perhatian terhadap detail, Anda dapat menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Pastikan untuk selalu memeriksa pedoman penulisan jurnal yang relevan dan mengikuti prosedur yang sesuai dengan standar akademik. Dengan demikian, Anda dapat berkontribusi pada pengetahuan ilmiah dan memajukan bidang penelitian Anda.

 

Masih kesulitan untuk membuat dan publikasi jurnal?

Silahkan hubungi : 082181263315

 

Post Comment